Jumat, 20 Desember 2013

TUGAS MULIA

Sungguh sangat mulia tugas Polri Pada saat anggota Sat Lantas Polres Tegal melaksanakan kegiatan penertiban dan penindakan kepada pengguna jalan yang melanggar sesuai dengan UU no. 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan di halaman Makopolres Tegal dini hari yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tegal AKP PADLI, S.H., S.I.K.

Di sela -sela kegiatan ada kendaraan kbm pik up dengan membawa muatan batu bata mengalami kendala yaitu mesinnya mati tidak bisa di stater...dan seorang anggota Sat Lantas yang menyaksikan kejadian tersebut langsung dengan tanpa pamrih nya membatu mendorong kbm tersebut sampai beberapa kali di dorong akhirnya KBM tersebut mesinnya bisa menyala kembali dan beroprasional di jalan.....atas segala bantuan anggota Sat Lantas Polres Tegal, dengan nada yang santun dan wajah yang berbangga pengemudi kbm memberikan ucapan terima kasih sebanyak - banyaknya kepada anggota tersebut yang sudah membantunya.

Selasa, 05 Maret 2013

Galawi......


Kanit Dikyasa Polres Tegal Ipda Adhi Sucipto, SH selaku pembina upacara membacakan amanat Kasat Lantas Polres Tegal pada saat upacara hari senin tanggal 21 Januari 2013 di SMK N 1 Adiwerna Kabupaten Tegal.

Selasa, 24 Juli 2012


APEL BESAR PATROLI KEAMANAN SEKOLAH ( PKS ) TINGKAT SLTA SE KABUPATEN TEGAL


Langkah menumbuhkan kesadaran dan ketertiban berlalu lintas dikalangan pelajar yang selama ini terus dipacu oleh Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Tegal, membuahkan hasil. Berbagai kegiatan pembinaan dan penyuluhan ( binluh ) Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang dilakukan secara marathon, diharapkan menjadikan pelajar menjadi pelopor disiplin tertib berlalu lintas.

Kapolres Tegal AKBP Nelson P Purba, SIKmelalui Kast Lantas AKP M. Ifan Hariyat T, SH, SIK didampingi Kanit DIkyasa IPDA Siswanto, SAg menyatakan dalam rangkaian mengisi kegiatan HUT Bhayangkara ke - 66 tahun 2012, pihaknya menyatukan persepsi kegiatan PKS di Polres Tegal dengan mengelar apel besar PKS.

Gagasan ini kami wujudkan dengan mengefektifkan binluh di semua sekolah lanjutan tingkat atas yang ada di Kabupaten Tegal secara menyeluruh, " ujarnya, disela- sela apel besar PKS di halaman Mapolres Tegal kemarin.

Pihaknya juga mengupayakan kelengkapan piranti yang dibutuhkan PKS agar kegiatan membantu tugas polisi di depan sekolah atau berdekan dengan sekolah, bisa dilakukan secara optimal.

Tak ditampiknya, dengan terbentuknya personil PKS di semua sekolah, akan banyak mambantu tugas polisi dengan keterbatasan personil. Pihak sekolah juga memberikan apresiasi positif terhadap roadshow yang dilakukan Sat Lantas Polres Tegal.

Bahkan rata - rata Kepala Sekolah dan Pembina PKS mementa kegiatan ini dimasukan kedalam kegiatan ekstrakulikuner. Kegiatan ini dinilai sangat positif karena bisa mempengaruhi perilaku siswa dalam hal menumbuhkan ketertiban. Baik ketertiban berlalu lntas maupun tertib menjalankan semua aturan yang ada, " cetusnya.

Disela -sela pembekalan PKS dalam apel besar PKS kemarin, pihaknya juga menyentil perlunya memperhatikan kelengkapan kendaraan dan menggunakan helm standar pada saat mengendarai kendaran bermotor. Hal ini ditempuh sebagai penyadaran, mengingatkan sebagian besar korban laka lantas masih didominasi usia pelajar atau usia produktif. Kampanye keselamatan anak bangsa pun terus didengungka disela - sela binluh PKS. 

Minggu, 22 April 2012

Lecut Kesadaran, Sosialisasi " Safety Riding "

Slawi...

Upaya mensosialissikan pemberlakukaan Undang - undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan secara berjenjang dilakukan Sat Lantas Polres Tegal. Dari giat ini diharapkan mampu menumbuh kembangkan tingkat kesadaran pengemudi angkutan dan pengguna kendaraan bermotor untuk mematuhi aturan hukum berlalu lintas. Tentu muaranya adalah tercipta iklim kondusif dalam menciptakan kamseltibcar lantas. Langkah riil penyadaran pentingnya mamatuhi aturan hukum berlalu lintas bagi pengemudi angkutan umum dan pengguna kendaraan bermotor roda dua memang tak semudah membalikkan tanggan. Disinilah perlunya gelar Dikmas ( pendidikan Masyarakat ) Lantas secara kontinue dan menyentuh semua lapisan.

Kapolres Tegal AKBP Nelson Pardamaian Purba, SIK melalui Kasat Lantas AKP M. Ifan Hariyat T, SH, SIK mengakui dengan metode pendekatan Dikmas Lantas ini, kedepan budaya tertib dan patuh terhadap aturan hukum berlalu lintas tak mustahil bisa tercipta. " Untuk giat keselamatan berkendaraan atau lebih dikenal dengan istilah SAFETY RIDDING, kami lakukan dengan menyentuh kelompok paguyuban sopir angkot jurusan Tegal - Slawi yang biasanya mangkal diterminal. Dari sana Kanit Dikyasa Ipda Siswanto, SAg mencoba menggugah kesadaran pengemudi akan pentingnya melengkapi surat - surat kendaraan seperti STNK, SIM A umum, buku Uji berkala ( KIR ) dan penggunaan sabuk keselamatan. " ujarnya.

Pemberlakukan UU No. 22 Th 2009 ttg Lalu lintas dan Angkutan Jalan masih banyak yang belum mengerti oleh sebagian lapisan masyarakat Slawi. Lewat giat inilah pihaknya berupaya mengurai ketentuan - ketentuan baru yang diatur UU termasuk sanksi dan denda yang harus dipenuhi bagi pelanggar aturan tersebut.

Kanit Dikyasa Ipda Siswanto, SAg menyatakan, dalam giat sosialisasi itu mengetuk kesadaran pengemudi dan penguna kendaraan bermotor roda dua untuk terbiasa melengkapi kebutuhan dalam mengendarai kendaraan bermotor, dan menyalakan lampu disiang hari bagi kendaraan roda dua, serta selalu melengkapi surat kendaraan. " Kami melakukan sosialisasi Safety Ridding ini secara berkelompok. Sebelumnya sosialisasi kami arahkan pada paguyuban ojek di Banjaranyar Balapulang untuk melengkapi surat - surat kendaraan serta diminta partisipasinya membantu tugas Polisi.

Hal yang sama juga dilakukan disebuah pabrik rokok dikawasan Desa Munjung Agung dimana sebagian besar karyawannya menggunakan sepeda motor. Disana para pekerja diminta untuk senantiasa menyalakan lampu kendaraannya disiang hari guna meghindari benturan dengan kendaran besar yang melalu lalang dilintasan pantura. " Disinilah peran membentuk kemitran dengan masyarakat bisa terlaksana " tuturnya.    
       

Jumat, 13 April 2012

POLISI SAHABAT ANAK ( POLSANAK )

Bahwa pelaksanaan kegiatan Polsanak sangat penting dan perlu digiatkan agar anak-anak :
1. Tidak merasa takut terhadap Polisi.
2. Dapat mengenal rambu-rambu lalu lintas di usia dini.
3. Mengenalkan lebih dini beberapa aturan yang berlaku di jalan raya kepada para anak – anak.
4. Menanamkan rasa disiplin secara dini.
5. Mengenalkan sebagian kecil tugas-tugas dari Polisi.
6. Perlu di cari inovasi yang dapat menunjang program Polsanak.
7. Mengenalkan beberapa gerakan pengaturan lalu lintas.
Pelaksanaan kegiatan di isi dengan pengenalan gambar rambu-rambu lalu lintas, kendaraan dinas kepolisian dan nyanyian yang bertemakan tentang rambu-rambu lalu lintas serta pengaturan lalu lintas.

Penyaji materi disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Tegal AKP M. IFAN HARIYAT T, SH, SIK melalui Kanit Dikyasa dan 3 ( tiga ) anggota Sat lantas Polres Tegal pada hari Selasa 10 April 2012 di gedung Sasana Sabda Bhayangkara ( SSB ) Polres Tegal pukul 09.00 - 10.30 Wib kepada anak -anak TKIT / KBI Amanah Desa Sidapurna Kec. Dukuhturi Kab. Tegal.

Rabu, 04 April 2012

SAT LANTAS POLRES TEGAL PANGKAS SEMRAWUTAN PASAR BANJARAN

MASIH belum sadarnya para pedagang di pasar tradisional Banjaran Adiwerna dalam menggelar dagangan hingga memakan bahu jalan, menjadi hambatan serius bagi pengguna jalur vital kendaran bermotor menuju ke arah Purwokerto. Kemacetan arus kendaraan tersebut masih diperparah dengan keberadaan pedagangan loak yang menggelar dagangannya hingga memakan seperempat bahu jalan.

Hal ini membuat jajaran Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Tegal kembali turun untuk mengatur lalu lintas setempat sekaligus memberikan penyuluhan kepada para pedagang.

Kapolres Tegal AKPB Nelson P. Purba, SIK melalui Kasat Lantas AKP M. Ifan Hariyat T, SH, SIK didampingi Kanit Dikyasa IPDA Siswanto, SAg menyatakan aksi pembinaan dan penyuluhan ( Binluh ) ini diharapkan bisa memberi penyadaran kepada para pedagang untuk tidak terbiasa menggelar dagangannya di bahu jalan.

Pola binluh ini tidak hanya membidik kawasan poros tengah banjaran yang sering dikeluhkan pengguna jalan kendaraan bermotor. Aksi yang sama juga kami lakukan di areal pasar Lebaksiu. Di hari pasaran kemacetan sering terjadi disana, yang banyak disebabkan melubernya pedagang menggelar dagangan di badan jalan. Kami juga akan terus menyentuh mereka agar tumbuh kesadaran. Namun langkah koordinasi dengan instansi terkait tetap diupayakan agar permasalahan ini bisa terpecahkan dengan bijak.

Binluh ini dilakukan ketika dilapangan aksi kemacetan terjadi yang dipicu oleh keberadaan pedagang di pasar tradisional. untuk mengetahui situasi dilapangan tersebut, pihaknya sering melakukan patroli mobile dijam - jam kepadatan arus lalu lintas dipagi hari.

Model binluh kami lakukan bila kondisi arus terlihat tersendat yang dipicu lubernya dibadan jalan. Bukan hanya pedagang, kami juga menyentuh tukang becak yang turut andil menjadi penyebab kemacetan dengan parkir sembarangan di depan pasar tradisional. Mereka rata -rata mau menerima saran dan ajakan untuk menertibkan diri dalam menggelar dagangannya.

Selasa, 03 April 2012

Membangun kemitraan ( Partnership Building )

Sebagai upaya dalam membangun kebersamaan ( Partnership Building ) TNI dan POLRI di Kab. Tegal. Polres Tegal mengadakan kegiatan PIRAGA ( Patroli Olah Raga ) bersama, gabungan Brigif 4 Dewa Ratna dan Bataliyon 407 Patmakusuma dengan Bharagas Mania Polres Tegal dengan Kapten kesebelasan AKBP Nelson P. Purba, SIK ( Kapolres Tegal ) pada hari Sabtu tanggal 24 Maret 2012 di lapangan Bataliyon 407 Patmakusuma dengan scor 0:0.

Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara kontinyu sehingga terjalin silaturohmi dalam upaya menciptakan situasi kemanan yang kondusif, dalam rangka mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Tegal pada khususnya.

Selasa, 07 Februari 2012

Pelatihan e-Policing Polres Tegal

Slawi,07022012. 09.00

Dalam berinteraksi pada perkembangan jaman, Polri khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa tengah Resor Tegal, menggelar pelatihan e-Policing yang dijadwalkan akan selesai pada hari Kamis, 09 Prbruari 2012.
e-Policing merupakan Program yang mengutamakan kecepatan pengiriman dan penerimaan informasi anggota Polri yang dicetuskan oleh Kapolres Tegal AKBP Nelson Pardamean Purba, SIK. Pada tahap awal, anggota polres tegal diberi pelatihan yang tujuan dalam jangka pendek, bisa melayani pengaduan masyarakat melalui email dengan menjabat tangan dari PT. Telkom Slawi sebagai pihak yang menyampaikan materi. Dalam acara ini, Para peserta pelatihan sangatlah antusias dalam menerima dan memahami materi tersebut. terbukannya wawasan baru tetang dunia maya yang pada masa sekarang ini sangatlah familiar pada masyarakat Indonesia.
Polisi sebagai pengemban tugas Pelindung Pengayom dan pelayan masyarakat haru terus memperbarui pengetahuan pengetahuan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas sehari hari.

Selasa, 05 Mei 2009



Tumbuh dan berkembangnya Polri tidak lepas dari sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia sejak Proklamasi. Kemerdekaan Indonesia, Polri telah dihadapkan pada tugas-tugas yang unik dan kompleks. Selain menata keamanan dan ketertiban masyarakat di masa perang, Polri juga terlibat langsung dalam pertempuran melawan penjajah dan berbagai operasi militer bersama-sama kesatuan bersenjata yang lain. Keadaan seperti ini dilakukan oleh Polri karena Polri lahir sebagai satu-satunya kesatuan bersenjata yang relatif lebih lengkap.

Hanya empat hari setelah kemerdekaan, tanggal 21 Agustus 1945, secara tegas pasukan polisi ini segera mengganti nama menjadi Pasukan Polisi Republik Indonesia yang sewaktu itu dipimpin oleh Inspektur Kelas I Polisi Mochammad Jassin di Surabaya, langkah awal yang dilakukan selain mengadakan pembersihan dan pelucutan senjata terhadap tentara Jepang yang kalah perang, juga membangkitkan semangat moral dan patriotisme seluruh rakyat maupun persatuan bersenjata lain yang patah semangat akibat kekalahan perang yang panjang.

Tanggal 29 September 1945 tentara Sekutu yang di dalamnya juga terdapat ribuan tentara Belanda menyerbu Indonesia dengan alasan ingin menghalau tentara Jepang dari negara tersebut. Pada kenyataannya pasukan Sekutu tersebut justru ingin membantu Belanda menjajah kembali Indonesia. Oleh karena itu perang antara sekutu dengan pasukan Indonesia terjadi di mana-mana. Klimaksnya terjadi pada tanggal 10 November 1945, yang dikenal sebagai "Pertempuran Surabaya". Tanggal itu kemudian dijadikan sebagai Hari Pahlawan secara Nasional yang setiap tahun diperingati oleh rakyat Indonesia.

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya menjadi sangat penting dalam sejarah Indonesia, bukan hanya karena ribuan rakyat Indonesia gugur, tetapi lebih dari itu karena semangat perwiranya mampu menggetarkan dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) masih melihat eksisnya bangsa dan negara Indonesia di mata dunia. Kini tugas Polri yang utama ialah menjaga keamanan dan ketertiban di dalam negeri, Polri juga semakin sibuk dengan berbagai operasi, seperti Operasi Ketupat menjelang Idul Fitri, Operasi Lilin menjelang Natal, dan lain-lain.

Senin, 04 Mei 2009

Polres Tegal

Sebuah kantor tempat berkumpulnya orang - orang dengan tugas pokok melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.